Sponsored

16 Ribu Data Kependudukan Pamekasan Hilang karena Server Rusak

2016-10-06, 20:33:19 WIB  
Ribut | Duglik
Join: , Post :
Kerusakan server induk milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pamekasan menyebabkan sebagian data kependudukan masyarakat Pamekasan hilang. Hal itu diketahui setelah server selesai diperbaiki.

Kepala Dispenduk Capil Pamekasan, Herman Kusnadi menjelaskan, data yang tersimpan di dalam server induk sebelum mengalami kerusakan jumlahnya mencapai 21 juta. Namun setelah diperbaiki, ternyata ada 16.000 data yang hangus.

"16.000 data itu sudah tidak bisa dikembalikan lagi. Padahal sudah ahli IT yang berusaha untuk mengembalikannya," terang Herman Kusnadi, Kamis (6/10/2016).

Dijelaskan Herman, data yang hilang di antaranya kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran. Meskipun data tersebut hilang, namun Dispenduk Capil bisa mendapatkannya kembali ketika masyarakat mengurus data kependudukan. Misalnya ketika akan membuat kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Untuk mengembalikan data tersebut, masyarakat tidak perlu datang berbondong-bondong. Namun akan di-entri (dimasukan) lagi secara bertahap karena masyarakat pasti butuh lagi pelayanan dari Dispenduk Capil," ungkap Herman.

Herman mengungkapkan, data yang hilang merupakan hasil entri terbaru mulai Juni sampai September kemarin. Kerusakan server terjadi sejak dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha kemarin.

Menurut dia, rusaknya server karena usianya sudah tua. Server tersebut produk tahun 2009 lalu. Sedangkan jumlah data yang masuk setiap hari mencapai ribuan.

sumber : Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman