Sponsored

Dubai Ingin 25 persen Polisi Robot Bekerja Sama dengan Polisi

2017-06-03, 00:58:26 WIB  
Ribut | Duglik
Join: , Post :
duglik.com - Sepertinya apa yang sudah pernah kita lihat dalam film Robocop akan menjadi kenyataan. Dimana Robot dan manusia hidup berdampingan. Robot tersebut berfungsi sebagai penjaga manusia. 

Uni Emirat Arab, Dubai, baru saja meluncurkan sebuah robot polisi yang menandai fase pertama mengenai polisi integrasi robot dalam kepolisian. Pada 2030, Dubai berharap 25% kepolisian yang ada terdiri dari robot. 

“Robot ini memiliki fungsi yang penuh bisa bekerja secara normal sebagai polisi,” ungkap Brigadir Khalid Nasser Alrazooqi dari General Director of Dubai Police’s Smart Service Departement, seperti dinukil dari laman Futurism.

Polisi robot ini akan menjadi lebih nyata. Di beberapa negara seperti China dan Rusia, polisi robot telah diluncurkan. Mereka juga memiliki kemampuan dalam mengenali wajah. 

Hal yang menjadi konsen terhadap polisi robot ini yakni jika robot tersebut membuat keputusan yang salah. Terlebih lagi jika mereka sampai melukai seseorang di situasi kriminal. Bahkan, Elon Musk, Steven Hawking, dan peneliti lainnya telah mengimbau agar jangan sampai robot membunuh orang. Profesor Robot di Uniersity of West England, Alan Winfield menambahkan bahwa masalahnya adalah tanggung jawab kesalahan tersebut. (afr)

Menurut penulis ini hal yang terlalu berlebihan, Seperti yang disampaikan professor, bagaimana jika terjadi kesalahan. Bahkan hal terburuk adalah bagaimana jika robot tersebut diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mudah-mudahan tidak terjadi kesalahan saja.